• Jelajahi

    Copyright © lintasnarasi
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Angin Kencang Hambat Pemadaman Kebakaran di TPA Jatiwaringin, Helikopter Water Bombing Segera Dikerahkan

    Rabu, 01 Juli 2026, 03.43 WIB Last Updated 2026-07-01T10:43:36Z
    masukkan script iklan disini
    Baca Juga
    masukkan script iklan disini tengah post

     


    TANGERANG– Upaya pemadaman kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin menghadapi kendala serius akibat faktor cuaca. Angin kencang yang berembus di lokasi membuat api dengan cepat merambat ke area timbunan sampah lainnya hingga mencapai puncak TPA. 


    "Pada saat api itu muncul, angin begitu besar dan kencang sehingga merambat ke lokasi timbunan sampah lainnya," ujar Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid Kepada Wartawan,Pada Rabu 01 Juli 2026.


    Pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta bantuan dari PLTU telah mengerahkan sekitar 15 unit armada pemadam kebakaran. Hingga pukul 02.00 dini hari, sejumlah titik api berhasil dipadamkan. Namun, perubahan arah angin yang kini berembus ke arah selatan memicu munculnya titik api baru di area utara yang sulit dijangkau oleh armada darat.


    Untuk mengatasi titik api yang tidak bisa diakses tersebut, pemerintah daerah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengerahkan bantuan udara.


    "Saat ini helikopter masih pasang baket di Pondok Cabe. Setelah itu langsung menuju ke sini untuk melakukan metode "water bombing". Mudah-mudahan segera datang dua helikopter," tambahnya.


    Kebakaran ini juga berdampak pada pemukiman warga di sekitar TPA akibat asap tebal yang ditimbulkan. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah telah mengevakuasi warga yang terdampak ke Kantor Kepala Desa Tanjakan Mekar.


    Tercatat sebanyak 30 Kepala Keluarga (KK) dengan total 62 jiwa telah menempati posko pengungsian. BPBD telah menyiapkan fasilitas berupa kasur serta kebutuhan makan dan minum bagi para pengungsi. Selain itu, posko kesehatan dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan disiagakan penuh di lokasi untuk memantau kondisi warga.


    "Tadi saya cek kembali, warga yang ditempatkan di kantor kepala desa dalam keadaan sehat walafiat. Dinas Kesehatan juga membagikan masker untuk masyarakat sekitar yang terdampak asap," jelasnya.


    Meski TPA Jatiwaringin dilanda kebakaran, pemerintah daerah memastikan pelayanan kebersihan dan pengangkutan sampah dari masyarakat tidak terganggu. Antrean truk sampah yang sempat terjadi hingga dini hari dialihkan ke lahan kosong yang biasanya digunakan sebagai tempat parkir.


    "Lahan tersebut memanfaatkan sementara untuk menampung sampah-sampah yang baru datang dari armada truk, karena mereka belum bisa masuk langsung ke area utama TPA. Ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan (crowded)di jalan akses," terangnya.


    Penanganan kebakaran ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Pemerintah daerah menyampaikan terima kasih atas respons cepat dan terpadu dari BNPB, BPBD Provinsi, serta jajaran TNI/Polri, termasuk kehadiran dari BNPB yang akan memimpin langsung koordinasi bantuan helikopter di lapangan. Berdasarkan pemeriksaan sementara, kebakaran ini dipicu oleh cuaca kemarau ekstrem yang memicu munculnya gas metan dari dalam timbunan sampah" Ucapnya..


    Zimi

    Komentar

    Tampilkan

    idul adha ujat

    Terkini