LINTASNARASI – Sosialisasi pendampingan anak dalam menghadapi bullying serta revitalisasi komite sekolah dasar (SD) digelar di Gedung Serba Guna Kitri Bhakti Gemilang, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Rabu 4 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang dalam memperkuat perlindungan anak di lingkungan sekolah sekaligus mendorong peran aktif komite sekolah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Acara yang berlangsung di Gedung Kitri Bakti, Curug, Kabupaten Tangerang tersebut dihadiri oleh para kepala sekolah,serta perwakilan komite sekolah dari sejumlah SD di wilayah setempat. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait pencegahan dan penanganan kasus bullying yang kerap terjadi di lingkungan pendidikan.
Pentingnya Pendampingan Anak Hadapi Bullying
Dalam penjelasannya Kabid Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar Dilli Windu Rezeki Sugandhi menjelaskan" bahwa bullying dapat berdampak serius terhadap kondisi psikologis dan perkembangan sosial anak. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan yang tepat, baik dari pihak sekolah maupun orang tua. Ucapnya.
Selain itu peserta diberikan materi mengenai bentuk-bentuk bullying, mulai dari kekerasan fisik, verbal, hingga perundungan secara daring (cyberbullying). Selain itu, disampaikan pula strategi pencegahan, seperti membangun komunikasi terbuka dengan anak, menciptakan lingkungan sekolah yang aman, serta membentuk karakter siswa yang saling menghargai.
“Pendampingan anak menghadapi bullying tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan komite sekolah agar tercipta lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif,” ujarnya.
Revitalisasi Komite Sekolah Dasar
Selain membahas pendampingan anak, agenda ini juga mengangkat pentingnya revitalisasi komite sekolah dasar. Revitalisasi dilakukan untuk mengoptimalkan peran komite sebagai mitra strategis sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Komite sekolah diharapkan tidak hanya berperan dalam aspek administratif, tetapi juga aktif dalam perencanaan program, pengawasan penggunaan anggaran, serta menjembatani komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua murid.
Melalui sosialisasi ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai tugas dan fungsi komite sekolah sesuai regulasi yang berlaku. Dengan komite yang aktif dan transparan, diharapkan pengelolaan sekolah menjadi lebih akuntabel dan partisipatif.
Wujud Komitmen Ciptakan Sekolah Ramah Anak
Kegiatan sosialisasi di Gedung Kitri Bakti Curug ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan sekolah ramah anak di Kabupaten Tangerang. Pencegahan bullying dan penguatan peran komite sekolah dinilai sebagai fondasi penting dalam membangun sistem pendidikan yang sehat dan inklusif.
Para peserta menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap agenda serupa dapat terus dilakukan secara berkala agar edukasi terkait perlindungan anak dan tata kelola sekolah semakin merata di seluruh wilayah.
Dengan adanya sosialisasi pendampingan anak menghadapi bullying dan revitalisasi komite sekolah dasar ini, diharapkan lingkungan pendidikan di Curug, Kabupaten Tangerang semakin aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Akbar/zm




